Langsung ke konten utama

OSWS KIDS

 OSWS KIDS



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemalangan Adat, Aktivitas PT Cahaya Bintang Cendrawasih di Kabupaten Sorong Lumpuh

Inilah bahasa protes paling tua di Tanah Papua. Bukan dengan teriakan, tapi dengan batang pohon bambu. Gerbang biru PT Cahaya Bintang Cendrawasih kini terdiam. Di atasnya, tergantung batang pohon bambu dan kain merah. Bagi orang luar, ini hanya sebatang bambu. Bagi masyarakat adat, ini adalah hukum. Ini adalah palang.   Selama palang ini tidak dibuka oleh yang memasang, maka tidak ada aktivitas yang boleh berjalan di atas tanah ini. Inilah cara masyarakat adat berkata: Kami masih ada, dan tanah ini punya tuan

"Saya ada. Saya bangga."

Sahabat ZAN

 

Minasa Riboritta

    Siri' itu harga diri, kehormatan, malu untuk berbuat buruk. Itu falsafah hidup orang Makassar-Bugis. Mau sejauh apapun kau pergi, jangan kau jual Siri'mu.

Sorong Sebagai Kota "BERSAMA": Harapan bagi Para Pendatang

Sorong Sebagai Kota "BERSAMA": Harapan bagi Para Pendatang Sorong, sebuah kota di ujung barat Pulau Papua, telah lama menjadi pintu gerbang menuju keindahan Raja Ampat yang memukau. Namun, lebih dari sekadar persinggahan bagi wisatawan, Sorong adalah rumah bagi keberagaman budaya, etnis, dan tradisi. Sebagai kota yang terus berkembang, Sorong memiliki daya tarik unik bagi para pendatang yang mencari peluang baru dan kehidupan yang lebih baik. Keberagaman ini membuat Sorong menjadi potret mini Indonesia. Orang-orang dari berbagai daerah, seperti Jawa, Makassar, Maluku, hingga Flores, datang dan menetap, membawa serta budaya mereka. Interaksi ini menciptakan harmoni dalam perbedaan, dengan semangat gotong royong yang masih terasa kuat. Di pasar-pasar tradisional hingga lingkungan perumahan, para pendatang dan penduduk asli Papua hidup berdampingan, saling berbagi cerita dan kebiasaan. Namun, seperti kota berkembang lainnya, Sorong juga menghadapi tantangan. Urbanisasi yang pesa...

kurang satu tawa — tawamu

Aku merindukanmu bukan karena sepi... selalu terasa kurang satu tawa — tawamu. Bukit Teletubbies

All About Lovin You

 Selamat Siang, Selamat Beraktivitas 💪

SELAMAT & SUKSES MUSDA X KERUKUNAN KELUARGA SULAWESI SELATAN KOTA SORONG

Musyawarah Daerah (MUSDA) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) merupakan momentum penting dalam mempererat silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan warga perantau Sulawesi Selatan di Kota Sorong. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga wahana untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan yang telah diwariskan oleh leluhur kita. Dengan mengusung tema “ Kita Perkuat dan Perkokoh Semangat Persaudaraan (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge)”, MUSDA X KKSS diharapkan mampu menjadi ruang aktualisasi nilai luhur budaya Bugis-Makassar. Sipakatau mengajarkan kita untuk saling menghargai dan memanusiakan satu sama lain. Sipakalebbi menuntun kita untuk saling menghormati, menjunjung tinggi martabat, dan menjaga adab dalam berinteraksi. Sipakainge mengingatkan kita agar selalu menasihati dengan cara yang bijaksana demi kebaikan bersama. Ketiga nilai ini menjadi landasan kokoh untuk menjaga solidaritas, memperkuat persatuan, serta mempererat rasa kekeluargaan di te...

Dream it. Wish it. Do it

  Dream it. Wish it. Do it   Mimpikan itu. Harapkan itu. Lakukan itu

Bersamamu, dimanapun jadi tempat terindah

  Bersamamu, dimanapun jadi tempat terindah Tak perlu peta, tak perlu arah Cukup kau di sampingku, dunia pun kalah Bising jadi lagu, resah jadi indah